" Dok, istri saya mau minta di-USG ulang.." Permintaan suami pasien yang menderita batu empedu banyak (multiple) dan batu ginjal kanan.
" Wah, kan baru 2 minggu makan obat pemecah batunya, belum ada kelihatan beda lah,pak.."Jawab saya tersenyum.Si ibu ceritanya nih gak mau dioperasi, sehingga minta obat dulu untuk pemecah batu ginjal dan batu empedu, yang biasanya kalau ada respons, baru tampak ada perubahan gambar USG setelah 3 bulanan.
" Maaf, dok ini batunya sudah keluar..." Kata si bapak menunjukkan batu putih 3 buah setengah sampai 1 cm kira-kira panjangnya.
" Maaf, batu itu keluar waktu ibu kencing?" Tanya saya penasaran.
" Bukan, dok. Jujur saja kami ke pengobatan alternatif....Dukun itu pakai keris ditempelkannya di perut istri saya, lalu dengan kapas dia ambil sesuatu di daerah yang ada di ujung keris itu, didapatlah batu ini. Ini batu empedu, dok." Jawabnya bangga.
Penasaran saya USG ulang si ibu dan ternyata gambaran batu empedunya masih ramai dan batu ginjalnya masih ada, si pasien kena tipu.
" Lho, kalau begitu, batu tadi diambil dukun dari mana?" Tanya si bapak kesal.
" Gak tau pak, mungkin dia terambil batu empedu pasien lain...Tanya aja ke dia pak...." Jawab saya tersenyum geli.
" Wah, saya harus protes nih, enak bener pasien lain yang hilang batu empedu, kok saya yang harus bayar dukunnya..." Wah, padahal saya becanda, tapi si bapak yang keburu emosi langsung pergi, mungkin langsung ke rumah si dukun....
Lucu juga cara dukun sekarang, mereka berani memakai istilah medis: operasi, periksa dalam, cuci darah kotor...dll, dan masyarakat tertentu ternyata masih banyak yang percaya....
Kamis, 11 September 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar